Senin, 26 Maret 2012

Permasalahan Lingkungan dan Upaya Penanggulangannya!

Diposkan oleh agnezz PIA di 06.42
teman-teman ini semoga ini bermanfaat yaa,,,(y)*just share


Permasalahan lingkungan hidup & upaya penanggulangannya


1.   Pengertian lingkungan hidup adalah kesatuan ruang yang terdiri dari komponen biotik dan abiotic, social budaya, dan kondisi. Terjadi keseimbangan dalam lingkungan itu dan harus ada, kalau tidak seimbang akan terjadi bencana misalnya kelaparan, kemiskinan, dll.
2.   Ekosistem harus seimbang jika tidak maka akan memutus rantai makanan.
3.   Unsur-unsur lingkungan meliputi unsur biotik, abiotic dan social budaya (yang mangatur hubungan antara sesame makhluk hidup ataupun makhluk hidup dengan benda mati.
4.   Unsur biotik terdiri dari makhluk hidup yang meliputi produsen, konsumen,dan pengurai.
5.   Produsen adalah organisme yang daoat membuat makanan sendiri dari bahan anorganic. Kegiatannya adalah produksi. Produsen bagi makhluk hidup pada umumnya dalah tumbuhan karena tumbuhan menghasilkan makanan melalui fotosintesis.

Permasalahan lingkungan hidup dan pembangunan berkelajutan.(presentasi)

6.   Merkuri= air raksa (dapat membuat cacat,kebodohan,autis,dll)
7.   Negara bebas polusi di New Zeland dan Singapore
8.   Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya dan keadaan  makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya (UU no. 23 tahun 1997)
9.   Unsur abiotic terdiri dari air, tanah, udara, panas matahari dan kelembapan udara.
10.        Unsur abiotic mencakup semua makhluk hidup yang ada di bumi. Tumbuhan menjadi makanan bagi hewan dan manusia. Hewan merupakan sumber protein bagi manusia. Ingat rantai makanan.
11.        Unsur social adalah lingkungan yang diciptakan oleh manusi untuk memenuhi kebutuhannya. Berupa perumahan, pasar,pabrik,jalan raya,pertokoan,tempat rekreasi, dll.
12.        Latar belakang permasalahan lingkungan
Lingkungan hidup merupakan bagian yg tdk bisa dipisahkan dari interaksi makhluk hidup dgn lingkungannya. Fenomena lingkungan alam bisa berubah karena campur tangan manusia. Manusia menjadi salah satu factor yg dominan dan paling banyak menimbulkan kerusakan lingkungan.
13.        Factor penyebab timbulnya kerusakan lingkungan:
14.        Proses alam : letusan gunung api, gempa bumi, badai siklon, tsunami, kemarau panjang, kebakaran hutan(bisa alam bisa manusia)
15.        Kegiatan manusia : eksploitasi lingkungan dan pencemaran lingkungan, banjir(pemicunya manusia), buang sampah sembarangan
16.        Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan :
1.   Kerusakan hutan. Hutan merupakan paru-paru bumi. Hutan berfungsi penyedia oksigen dan penyerap karbon serta menyimpan keragaman hayati.
Kerusakan hutan terjadi akibat :
a.    Penebangan liar
b.    Pengalihan fungsi menjadi daerah pertambangan, pertanian, dan pemukiman.
*kalau diKalimantan lahan hutan menjadi pertambangan dan menjadi danau seperti di Samboja. Orang Kalimantan terkenal karena membantai orang utan hingga menjadi isu internasional (sampai ke Amerika)
2.   Pencemaran lingkungan. Pencemaran adalah masuknya polutan (pencemar) ke dalam lingkungan. Polutan dapat berupa bahan kimia, debu, detergen, makhluk hidup.
*Detergen dapat menimbulkan gulma, seperti rumput di pinggir-pinggir sungai. Gulma adalah sejenis hama.
Polusi digolongkan menjadi :
a.    Polusi air
b.    Polusi tanah
c.    Polusi udara
*      Dampak yg ditimbulkan akibat kerusakan lingkungan:
-          Sulit untuk mendapatkan air bersih ( di Kalimantan airnya mengandung mineral seperti besi yang tinggi / berkarat sehingga warnanya kekuningan)
-          Menimbulkan kerugian material
-          Efek rumah kaca à sinar matahari yang masuk ke bumi sulit memantul kembali ke matahari karena terhalang oleh zat polusi udara karbonmonoksida maupun karbondioksida (sulit dipantulkan ke atas)
-          Terjadinya hujan asamàhujan yang kandungan asamnya terlalu tinggi.
17.        Upaya pelestarian lingkungan. Upaya pelestarian sumber daya alam dapat dilakukan melalui:
a.    Pelestarian alam: melalui reboisasi dan penghijauan, tata guna lahan, tebang pilih, pengaturan perambah hutan.
b.    Pelestarian udara : uji emisi kendaraan bermotor, penyaringan asap pabrik, pembuatan hutan kota, penghijauan lahan kosong.
c.    Pelestarian air : memperbaiki daerah tangkapan air, program kali bersih/prokasih, melindungi hutan sekitar danau,rawa, dan mata air (di Surabaya dulu sungainya hitam sekarang banyak pohon2 sehingga mendapat adipura)*sungai Mahakam menjadi tempat pertambangan sekarang menjadi dangkal.
d.   Pelestarian keaneka ragaman hayati : membuat hutan lindung, membuat cagar alam, dan suaka margasatwa.

18.         Hutan lindung adalah hutan yang bermanfaat untuk melindungi   flora,fauna,tanah,air, dan udara. Masyarakat tidak boleh menebangnya.
19.        Suaka = perlindungan
Margasatwa = marganya hewan.
20.        PP yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup:
a.    UU No. 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup
b.    PP No. 19 tahun 1999 tentang pengendalian pencemaran danau atau perusakan laut
c.    PP No. 27 tahun 1999 tentang analisis dampak lingkungan
d.   PP No. 41 tahun 1999 tentang pengendaluan pencemaran udara.

21.         Prinsip sederhana pelestarian lingkungan yang dapat dilakukan:
a.    Mendaur ulang (Recycle)
b.    Mengurangi eksploitasi (Reduce)àmengurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran
c.    Memulihkan kembali (Recovery)
d.   Menggunakan kembali (Reuse)
e.    Memperbaiki kembali (Reserve)
22.         Hakikat pembangunan berwawasan lingkungan :
a.    Pembangunan adalah usaha yang dilakukan secara sadar untuk merubah suatu kondisi menuju kea rah kebaikan
b.    Hakekat pembangunan nasional Indonesia adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia yang berkelanjutan
c.    Dalam pelaksanaan pembangunan kita harus memperhatikan factor lingkungan yaitu :
-          Terpeliharanya proses ekologi
-          Tersedianya sumber daya
-          Lingkungan social,budaya, dan ekonomi.

v  Ciri-Ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan :
1.    Memperhatikan factor kelestarian lingkungan.
Contoh : menjaga hutan mangrove, tidak mengurangi.
2.    Meningkatkan nilai tambah sumber daya alam yang tersedia.
Contoh : kalau KalTim membuka pabrik pengolahan minyak, tidak jauh-jauh, disitu ada kelapa sawit, pabriknya disitu. Dan sumber daya alamnya ditingkatkan terus.
3.    Membangun masa sekarang dan masa yang akan datang.
4.    Menerapkan etika lingkungan
Pembangunan jangan merusak lingkungan, harus yang ramah lingkungan. Seperti membuat rumah yang beretika lingkungan, jangan semua semensasi..dikelilingi semen semua, tidak ada tanah yang tersisa. Maka tidak ada sumber air, dan mengurangi sumber daya alam.
5.    Menjamin pemerataan dan keadilan.
Bisa dirasakan semua masyarakat.
6.    Menghargai keanekaragaman hayati.
7.    Menggunakan pendekatan integrative.
Saling keterkaitan.
8.    Menggunakan pendekatan amdal (analisis mengenai dampak lingkungan)
Tiap pembangunan selalu menggunakan pendekatan amdal.
v  Salah satu contoh kerusakan lingkungan adalah adanya polusi.
Cara menanggulangi polusi udara :
a.     Menanam pohon
b.    Tidak sering menggunakan kendaraan bermotor. Menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Contoh kendaraan ramah lingkungan : bahan bakarnya ramah lingkungan.
c.     Menggunakan AC pada siang hari. Karena AC mengurangi emisi gas, menyebabkan CFC, bisa mengganggu lapisan ozon.
d.    Membuat taman kota, hutan kota, penghijauan
v  Cara pelestarian lingkungan air :
a.     Tidak membuang sampah di sungai
b.    Tidak membuang limbah ke sungai
c.     Tidak menggunakan sungai sebagai MCK
d.    Tidak membangun rumah di sekitar bantaran sungai
v  Cara pelestarian hutan :
a.     Reboisasi
b.    Tebang pilih
c.     Adanya peremajaan
d.    Melakukan penyuluhan
e.    Menghindari ladang berpindah, karena mengurangi luas hutan
v  Cara pelestarian daerah laut dan pantai :
a.     Tidak menangkap ikan dengan bahan peledak
b.    Pelestarian terumbu karang
c.     Penanaman bakau
d.    Menghindari kebocoran tangker
e.    Dilarang menggunakan pukat harimau, karena pukat harimau bisa menghabiskan bibit-bibit ikan.
v  Bentuk kerusakan alam :
a.     Gempa bumi
b.    Tsunami
c.     Angin putting beliung
d.    Gunung meletus
e.    Dll.
v  Unsur biotik :
a.     Produsen : Yang dapat menghasilkan makanan sendiri, ex : tumbuhan
b.    Konsumen : Yang memakai/memakan, ex : hewan dan manusia
c.     Pengurai/decomposer : bakteri dan jamur
Dari hasil penguraian, dimanfaatkan oleh produsen sebagai bahan makanan, seperti penyubur tanah.


0 komentar:

Poskan Komentar

 

Agnes Meiliana Tjoi's World Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting